Alasan Co-Working Space bisa jadi tempat kita kerja

co-working space jakarta

Siapa yang belum tau Co-Working Space?

Sama gw juga baru tau belom lama ini, dan rasanya kalo gw punya duit berlebih. Ini adalah salah satu yang pengen gw buka di Jakarta (sekarang), mumpung belum banyak(kayaknya).

Co-Working Space adalah tempat berbagi dalam sebuah ruangan untuk mengerjakan pekerjaan atau aktifitas sesuai dengan minat dan kerjanya masing-masing. Ada yang untuk seminar, meeting, presentasi, kerja freelancer atau sekedar ngobrolin bisnis sambil browsing untuk ciptakan sebuah inovasi.

Trennya adalah sekarang co-working bisa menjadi alternatif untuk tempat kerja. Kenapa?

Bekerja di dalam ruangan sudah pasti bikin bosan. Kenapa nggak coba kerja di co-working space

Melihat tren co-working space (ruangan yang memiliki konsep bekerja bareng) yang berkembang di banyak kota besar, cukup jelas bahwa tempat-tempat seperti ini memang ditujukan bagi para pekerja kreatif yang biasanya nggak bisa bekerja di tempat yang sama setiap harinya. Ada pula beberapa alasan lainnya yang membuat banyak orang mencoba atau mulai menyukai format tempat kerja seperti ini.

Bisa Lebih Fokus

Banyak yang beranggapan bahwa duduk di sebuah coffee shop, memasang musik di pemutar musik, ditemani secangkir latte bisa menciptakan suasana produktif untuk bekerja. Lebih fokus katanya. Para freelancer yang biasanya bekerja di rumah pun, bisa suntuk bila harus bekerja di rumah terus—apalagi kalau punya tetangga yang berisik. Mereka biasanya termasuk di golongan pencari coffee shop yang nyaman dan tenang untuk bekerja itu. Tapi seperti yang kamu tahu, ke coffee shop terus menerus lama-lama bisa bikin bangkrut. Oleh karena itu banyak yang lebih suka bekerja di co-working space yang suasananya bikin fokus ala coffee shop tapi nggak mengharuskan kamu harus melulu beli kopi mahal di sana. Tenang, keuangan tetap aman.

Desain dan Suasananya Seru

Co-working space kini mulai banyak disukai karena mereka menawarkan banyak hal baru dan seru. Yang paling utama, biasanya interior yang menarik dan mampu menciptakan inspirasi. Siapa sangka salah satu co-working space di Bali yang bernama Hubud jadi salah satu yang terbaik di dunia berkat suasananya yang alami banget.

Di Jakarta sendiri, co-working space banyak yang memilih tampilan modern, minimalis, dengan aksen-aksen kreatif di sana-sini. Hal ini yang biasanya mampu menciptakan dan mendorong inspirasi untuk bekerja. Setuju?

Tempat Bertemu dengan Calon Partner Kerja

Beberapa pendiri tempat co-working space melihat potensi di mana tempat-tempat bekerja alternatif seperti ini mampu mempertemukan orang-orang dari latar belakang berbeda, untuk kemudian berbincang, berkolaborasi, menghasilkan kreativitas yang baru. Hal ini rasanya sulit didapat bila duduk berjam-jam di coffee shop yang hanya bekerja dalam diam, tak menyapa siapapun di sekeliling.

Jadi Tempat Meeting Baru

Dengan tersebarnya co-working space di mana-mana, para profesional, baik itu di bidang kreatif maupun bukan bisa menjadikan tempat-tempat kerja seperti ini sebagai lokasi meeting baru. Tentu, masih banyak yang melakukan meeting bersama client di coffee shop. Tapi dengan adanya co-working space, mengadakan pertemuan dengan client bisa dilakukan dengan mengurangi gangguan pemandangan dari komunitas non profesional yang biasanya kita papasi di tempat-tempat umum. Karena, bagaimanapun co-working space sejatinya adalah tempat untuk bekerja.

Alternatif untuk yang Belum Punya Kantor Resmi

Co-working space juga menjadi alternatif bagi mereka yang ingin punya kantor, tapi belum punya cukup biaya untuk memilikinya (ini biasanya kita temukan pada perusahaan-perusahaan baru yang sedang merintis). Maka dari itu, keanggotaan di co-working space cukup beragam sesuai kebutuhan. Dari harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Dan seperti kantor-kantor lainnya, co-working space menawarkan semua fasilitas yang akan kita temukan di kantor. Akses internet nirkabel, mesin fax, printer, ruang meeting, ada yang bisa menyiapkan hall bahkan, hingga kopi dan teh yang tersedia gratis.

Ada yang Buka 24 Jam

Ada beberapa co-working space yang bahkan buka hingga 24 jam, seperti Conclave di Jakarta. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi pekerja kreatif yang biasanya bekerja hingga larut. Penyewaan tempat bisa dilakukan sepanjang hari, atau selama diperlukan. Pas banget buat kamu pekerja keras.

Source : sumber

Positif Mind, make it a lifestyle.

possible and able

Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika.

Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, ” jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!” Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.

Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya. Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami. Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti!

“Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? ”

Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik”

Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.”

“Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang di sekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan. “Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Jerry.

“Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.” “Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh.

Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.” “Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Di sana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku..

Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Di tengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.” Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikap hidupnya yang mengagumkan.

Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

(Sumber: lifeblogid.com)

Terus Belajar

APAPUN keputusan yang kita buat percayalah ada hal baik yang Tuhan sisipkan.

Ketika keliatannya tidak enak, berarti Tuhan ijinkan kita untuk BELAJAR supaya besok2 lebih berhikmat lagi.

Dan kalau ternyata hasilnya baik dan oke, Tuhan ingatkan kita untuk selalu belajar mengucap syukur.

Tapi kalo saya sih percaya keputusan apapun yang kita ambil rasanya baik dimata Tuhan. Krna Dia SETIA dan tetep care apapun keadaan kita.

Jadi, besok lusa dan kedepan keputusannya apapun minta HIKMAT biar Tuhan sertai dlm segala hal. Klo sedikit salah dan lelah minta kekuatan. Kalo everthing good minta tetep rendah hati.

Yuk belajar ah 🙂

#selfreminder #thankGod #awesomeGod

September 14, 15