How About Your Time?

Hari ini dalam seminggu terakhir kedua kalinya gua ketemu orang baru. Dan dua duanya super duper telat dari waktu yang ditentukan.

Sedih kalo diceritain.

Gua gak mau orang lain nunggu. Mending gua yang dateng early. Tapi kalo telatnya sampai 60menit lebih. Hmm laper juga yah.

Jakarta, kota megapolitan yang hampir semua muanya ada. Menyisahkan kemacetan yang dijadikan ‘kambing hitam’ untuk setiap pertemuan. Dan gua kok jadi berasa kaya kambingnya nungguin orang. Malah ironisnya gua janjian jam 5, dan jam 4 kurang gua uda standby. Iya standby. (dan)Bengong.

Rasanya gua mo update status facebook. Ini semua gara gara ahok. Gara gara jokowi. Karena mereka gua ditelat-in orang. Ntah apa hubungannya. Jangan ditanya karna gua asal ngomong aja kayak ‘mereka’.

Tapi beneran. Jakarta khususnya bikin hidup kita gak efektif dan efisien. Janjian sama orang takut telat kudu pergi early. Mo mepet-mepet banget tar bikin orang gak enak nungguin kita. Tapi kalo orang yang telat kita yang nunggu. Ya nasib.

Ga efisien. Dari kota ke bundaran HI 15menit tapi nyatanya 45 menit masih dijalanan. Harusnya kita uda selesaikan satu todo list kita jadi ga kepending karena macet dan lain lainnya.

Well. Gua akan tetap jadi orang yang ontime meski orang lain yang gak ontime. Karena gua menghargai waktu orang lain. Mereka punya kehidupan dan urusan lain. Gak cuma janjian sama gua. 

Kalian?  How about your time? Sering bikin orang nunggu? Atau sering ditelat-in orang?