Suspend Gocar

SUSPEND GOCAR

Kemarin, Senin 7 Nov baru aja dari kantor Gocar di Kemang, Jaksel. Ini kedatangan kedua dalam seminggu terakhir, bolak balik karena urusan akun di suspend.

Sebelumnya pernah ada suspend massal dari Gojek Indonesia (GI) dan gua salah satu yang di suspend. Suspend massal versi GI karena banyaknya orderan curang demi mendapatkan bonus(performance). Kemudian tiba-tiba ada pemutihan massal untuk akun gocar bisa kembali online. Dan akun gua salah satunya bisa online(lagi). (katanya tidak semua dapat kesempatan ini)

Nah! Sejak itu. Sejak bisa online lagi gua sebagai mitra GI sadar bahwa kemarin salah dan ini ada kesempatan lagi. Gua jadi lebih berhati hati di Gocar. Setiap orderan yang sudah gua ambil tidak gua cancel. Mengurangi jumlah cancelan. Jika tidak mau, gua akan skip orderan. Tapi nyatanya gua kena suspend lagi. Dan kali ini di SUSPEND PERMANEN.

Kalo kemaren gua di suspend, karena memang gua ada kesalahan. Sorry yah GI. Dan tujuan tulisan ini bukan karena gua udah salah tapi gak terima di suspend. Karena emang gak ngerti alasan di suspend. Gua mau cerita supaya temen-temen driver tahu bahwa ada hal-hal yang bisa diantisipasi supaya ga di suspend(lagi).

DEPOSIT HANGUS

Sejak yang pemutihan massal, konon semua saldo deposit ditarik oleh GI karna sebagai denda pelanggaran. (beruntung)Saldo gua tidak banyak. Jadi yah karena memang salah kemudian ditarik GI, gua terima. Dimulai dari angka 0 yah.

DEPOSIT KOSONG

Gua suka sama tarif gocar karena lebih manusiawi buat drivernya. Karena kalo baca grup sebelah harga di Taxi Online merk lainnya harganya kurang manusiawi.

Satu waktu gua withdraw semua saldo deposit yang ada di gocar. Gua inget banget sampe ada 2 perak di saldo deposit. Sore sebelum jam 6, gua cairin semua withdrawnya. Besoknya pagi mau online lagi ternyata tidak bisa karena saldo nol. Jiahhh kok gua gak sadar. Emang pernah denger kalo deposit tidak boleh ditarik semua. Mungkin kurang minum jadi lupa.

Telp cust service tanya mau top up gimana caranya. Ke bank. Transfer ke rekening GI, minimal 50ribu, tunggu berhasil (akan ditelp oleh CSnya). Sepanjang hari menunggu saldo deposit masuk. Tada sore baru berhasil masuk dan langsung online. Akhirnya bisa online lagi. Yuhhuuu!!

SUSPEND

Sumringah saldo sudah masuk dan bisa ambil orderan. Deposit mencukupi. Orderan pertama masuk. Ting! Mata harus cepet lihat alamat jemput, tujuan anter, biaya tertera. Tap! Langsung ambil orderan karena seharian sudah nunggu mau online Gocar. Note kecil masuk “maaf anda tidak dapat ambil orderan karena akun disuspend, harap hubungi bla bla bla”. Gubrak!

Kaget. Kesel. Emosi. Langsung telp ke CS dan email. Ya seperti kita tahu ya, jawabannya pasti sama, template banget. Alias tidak ada jawaban yang memuaskan. Gua cerita dan ketik panjang lebar history yang terjadi sebelum suspend ini. Yang gua penasaran adalah apa alasannya. Disuruh datang ke kantor GI males banget, pernah ada pengalaman datang ke kantor GI tanya kenapa di suspend. Orang operationalnya bilang sistem error harusnya tidak tersuspend. Karena itulah gua sangat enggan datang ke kantor. Karena pengalaman gak enak sebelumnya. Dan antriannya super.

ORDER FIKTIF

Akhirnya karena emang gua butuh, datanglah ke kantor urus suspend. Jam 11 siang hari kamis. Gua uda pasrah rame banget dan antrian panjang. Tapi ternyata sepi, malah kaga ada orang. Sampe gua nanya orang yang lewat “mas ini kantor DSU Gocar kan? Buka kan? Atau sudah pada pindah?”. Saking takjubnya ga ada antrian.

Dilayani sama mba Sopiah, di cek alasan suspend  adalah karena akun gua terlalu sering ambil orderan tapi tidak dijalankan. Alias ambil order kemudian dicancel. Nah, karena gua sadar betul gua gak pernah sering begitu KECUALI karena Orderan Fiktif.

Orderan masuk. Gua ambil. Ditelp gak bisa. Berdasarkan pengalaman gua jemput di penjemputan tetap ga ada yang keluar maka dari itu gua langsung cancel. Logikanya, lu order Gocar, trus hape lu ga aktif. Kan ga mungkin. Oke karena belum ganti no hape terbaru. Otomatis lu sebagai pemesan pasti sesegera mungkin memberi kabar ke driver entah SMS atau telp dong.Yakan yakan yadong.

BANDING

“Intinya mas sering ga jalanin orderan nih, kalo emang ga siap lebih baik jangan diambil mas. Sistem kami bacanya banyak orderan yang tidak dijalankan” mba sopiah menjelaskan. “Mas pake autobid sih ya, mending off-in aja daripada tidak dijalankan” tambah nya

“Saya tidak pakai autobid dan saya selalu on jika merasa siap terima orderan. Jika ada sering cancel, benar. Dan kenapa saya cancel karena itu Orderan fiktif, saya tidak bisa hubungi mereka mba”

“Ya sudah saya bantu proses bikin banding yah. . .”

“Apakah kalo saya online tapi tidak saya ambil orderan itu berpengaruh juga disistem GI?”

“Tidak, karena kan sudah tidak ada sistem performance jadi ga masalah, yang masalah itu tadi ambil orderan tapi tidak dijalankan” demikian penjelasan mba Sopiah.

Kemudian diserahkan kertas, diminta isi kolom Banding. Dan gua tulislah “Opik”. Emang bener karena itu. Gua yakin 1000%.

“Mas ini singkat amat alasan bandingnya”

“Lah emang bener karena itu yang saya alamin mba, beneran dah”

“Autobidnya ga usah dinyalain makanya mas, orderan dijalankan terus”

“Jiah susah nih mba kalo ga percaya, karena memang benar adanya karena Ofik itulah saya jadi sering cancel”

Gua ambil lagi kertasnya dan tambahin “ Opik – kebanyakan order yang saya cancel karena itu adalah orderan fiktif”

“Oke mas, nanti tunggu 2×24 jam yah, di SMS atau diemail hasilnya”

“Oke terima kasih banyak mba”

 Sepanjang hari gua tetap nyalain tuh aplikasi, orderan masuk gua ambil, selalu ada alert “akun Anda di suspend blabla. . . “ berarti belom aktif. Ya barangkali sms atau emailnya telat tapi sudah diaktifin duluan.

SUSPEND PERMANEN

Sudah dua hari nungguin suspend dibuka. Gua email yang isinya sudah kekantor operational disuruh tunggu 2×24 jam tapi masih belom aktif minta tolong dicekkin. Tetap jawabannya CS tidak bisa lihat datanya karena cuma dikantor operational yang ngurusin suspend. KUDU DATENG.

Senin pagi akhirnya gua niatkan datang ke GI(lagi) ngurus(lagi). Kali ini bukan dengan mba Sopiah dan gua lupa nanya siapa nama masnya. Gua dipanggil kemudian duduk nunggu data dibuka masnya, ga banyak omong karena gua pengen cepet beres terus lanjut ngaspal langsung.

“Mas ini untuk akunnya di Suspend Permanen oleh GI” singkat dari masnya.

Kaget masbro. Aplikasi masih aktif, email GI disuruh datang ke kantor operational begitu disamperin ngejemput berita ga enak. Gua berusaha santai dan cari jalan solusi supaya tetap bisa online Gocar.

“Kenapa bisa disuspend permanen yah mas?” tanya gua penasaran.

“Iya dari sistem kami sudah begitu, hasil banding mas di tolak dan kalau ditanya alasannya kenapa kami sendiri juga tidak tahu karena memang sudah keputusan atasan seperti itu” jawab masnya

“Memang alasan saya kurang mas? saya cancel kan karena itu orderan fiktif. Apa tidak bisa minimal saya tahu alasannya apa?. Point utamanya dimana, karena sering cancel? Karena sering cuekkin order masuk? Karena ada kecurangan? Karena pilih pilih order? Minimal informasi ke kami lah apa yang menjadi pertimbangan GI untuk suspend permanen. Berarti ini keputusan sepihak dari GI dong?”

“Iya. Saya sendiri gak bisa tahu alasan tepatnya apa mas, dan bukan karena sering cancel kok. Itu sekarang udah gak ngaruh”

Nah disini gua bingung kemarin ke Mba Sopiah info bahwa alasan di suspend karena itu (terbaca sistem sering cancel) tapi dengan mas ini hal itu tidak berpengaruh. Disini udah jelas bahwa ga ada kesamaan data. Gimana gua gak coba untuk kekeuh minta penjelasan. Data satu divisi kalian aja bisa beda?!

“Sepertinya bukan karena suspend terakhir mas, karena GI bacanya dari awal sudah dikasih kesempatan dan akhirnya di suspend permanen. Kalo saya tetep tanyakan ke atasan saya, bisa saya yang diomelin karena pasti jawabannya sama mas. Intinya mas sudah diberhentikan menjadi mitra GI, sudah blacklist. Tapi pokoknya bukan karena suspend terakhir. Itu enggak ngaruh cancel orderan fiktif kok, apa mau saya panggilin mba sopiahnya?”

Gua yakin banget atasan dia ada diruangan itu dan lagi duduk disebelahnya. Jangan tanya gua tau darimana. Karena setiap orang GI diruangan itu kalo berdiri trus bisik-bisik keorang yang sama setiap saat kalo bukan leader???

“Oh ga usah mas, saya bukan permasalahin ga percaya sama mba Sopiah tapi yang saya pengen tahu adalah karena pertimbangan apa saya di suspend permanen. Minimal saya bisa tahu datanya. Saya pulang juga enak karena tahu kesalahan saya versi GI. Kalau sperti ini sepihak dan saya mana tahu kesalahan saya apa.”

“Yah sama kaya persidangan mas, banding mas ditolak yawiss terima aja hasilnya. . . Kemarin juga pas suspend massal driver lain akhirnya pada ngaku salah dan minta maaf karena memang curang. Kemudian kalo akhirnya disuspend lagi ya karena sudah diberi kesempatan . . .  Sudah ya mas saya mau lanjut orang berikutnya“

“Okelah mas, masalah suspend ini saya ngotot seperti apapun tetap GI punya keputusan sepihak. Pertanyaan saya misalnya mau tetap bermitra dengan GI bagaimana, apakah harus daftar ulang lagi? Atau misalnya saya masuk Gojek?”

“Tidak bisa mas, namanya sudah blacklist. . . “

Menariknya mas ini jarang sekali lihat mata gua saat bicara. Matanya sibuk memandang laptop sambil menjelaskan semua pertanyaan gua. Mungkin lebih menarik isi laptopnya daripada ladenin keluhan gua. Entahlah. Rasanya emosi pulang dengan sia sia. Arrghg@^#%@^%. Tapi gua adalah genk syukur. Jadi emosinya ga boleh lama-lama, harus tetap mengucap syukur dalam segala keadaan.

TIDAK TRANSPARANT

Menurut gua, kali ini gua gak salah! Itu murni OPIK. Dan kalo masnya bilang karena data dari awal bukan data terakhir, nah itu bisa ngomong begitu berarti anda punya datanya toh atau asal jawab aja yang penting beres?! Gimana ceritanya yang satu jawab karena banyak cancel tapi menurut mas ini, itu tidak pengaruh. Lahhhh terus kalo tidak ngaruh kenapa tiba-tiba disuspend. Buat apa akun gua diputihkan massal. Gak ngerti. Beneran.

Berdasarkan pengalaman tidak menyenangkan gua. Mungkin bisa jadi acuan atau informasi buat temen-temen driver lainnya. Feeling kenapa gua akhirnya bisa di Suspend Permanen :

  • Gua kalo komplain ke email mereka selalu keras. Seringnya gua selalu ketik kata kata : please mba/mas jangan jawab email saya dengan template, tapi berikan jawaban dan solusi sesuai pertanyaan atau problemnya. Kayaknya gua mitra yang rewel atau resek. Gua tidak ramah (versi mereka).
  • Alasan banding. Ini feeling gua kenceng banget. Serius. Karena gua cuma nulis : OPIK. Mereka pikirnya gua tidak mengakui kesalahan, gak niat banding karena alasannya ngasal. Jadi, gua sangat sarankan kalau isi dikolom banding isinya sebisa mungkin minta maaf dan bilang dengan detail alasannya. Tar kalo singkat bisa kayak gua di Suspend Permanen. Intinya mereka gak suka gua.
  • Mereka (kruDSU) akan lebih happy kalo emang lu salah yah ngaku salah, minta maaf dan jangan diulangin. Begging for sorry. Karena kalo lu terlalu bawel atau ekstrem, dengan senang hati mereka bisa suspend (sukasukamereka pokoknya). Dan kalo lu berhasil menyenangkan mereka, say sorry banget mungkin tidak jadi di suspend permanen. Banding anda berhasil!
  • Oh yah penting datang harus pakai sepatu dan tidak boleh celana pendek. Jangan kaya gua pernah pinjem sepatu tukang sapu didepan. Atau ada orang gua liat pinjem sepatu tukang siomay!
  • Siapkan mental kalo kalau jawaban mereka tidak memuaskan ; “iya sudah dari sistemnya, tidak bisa karena memang sistemnya, kami tidak bisa tahu datanya hanya ada hasilnya. etc”.
  • Saldo yang tersisa akan dibekukan! Wow! Beruntung saldo gua hanya 50rb yang topup untuk online. Coba kalo isinya 500rb dan dibekukan apa kaga lumayan tuh duit.
  • Kalau kita sebagai driver bener, tetap gak bisa ngotot. Krna mereka akan bilang disistem mereka kita salah. Ntah datanya darimana, punya gua aja kaga bisa dijelaskan. Boleh donk gua bilang sukasuka mereka, datanya ga transparan!

Gua sangat menyayangkan perihal suspend ini. Seperti yang gua bilang tadi, Gocar adalah aplikasi paling oke untuk taxi online saat ini. Dan gua berharap apa yang gua tulis salah dan GI bisa lebih transparant untuk kedepannya.

Singkatnya,

Gua driver Gocar sampai dengan minggu kemarin – Gak sengaja gua tarik semua deposit – Gak bisa ambil order karna deposit NOL – Gua topup deposit – Deposit masuk – Suspend – Banding – Suspend Permanen(dengan alasan yang sampai sekarang gua gak tahu tepatnya apa).

Goodluck teman teman driver Gocar.

PS.

Dear Mr Nadiem, ada beberapa hal yang saya highlight disini.

  1. Bagian DSU Gocar walau disatu meja yang sama saja punya jawaban yang berbeda. Bagaimana iniii?? Mengenai Suspend Permanen akun saya. Versi pertama karena sering tidak jalankan orderan. Versi kedua info untuk orderan yang diambil lalu dicancel tidak mempengaruhi untuk di suspend. Lah terus di suspendnya karena apaaaaaa????
  2. Jika memang di SUSPEND PERMANEN berarti mitra driver sudah sangat melanggar kesepakatan yang ada. Mengapa perihal apa yang menjadi alasan suspend permanen tidak bisa dijelaskan? Padahal katanya diminta no hape data langsung terbuka di laptop team DSU. Mengapa tidak bisa transparan mengenai kesalahan yang kalian anggap FATAL hingga harus di suspend permanen??!!
  3. Jadi sebenernya orderan fiktif itu bisa buat driver di suspend atau tidak??.
  4. Bagaimana cara saya dan mungkin driver lainnya bisa membuktikan bahwa kami benar benar tidak curang?
  5. Bagaimana saya dan teman-teman driver lainnya yang benar-benar tidak bermain curang tapi tersuspend oleh GI. Cicilan kendaraan kami yang beli karena masuk ke Gocar, kebutuhan hidup kami. Apakah ada jaminannya kami dapat jawaban atas Suspend oleh pihak GI? Ya kalau salah kesalahan pada kami. Tapi?
  6. Apakah driver benar benar dianggap mitra mengenai Suspend ini? Atau hanya sekedar driver, suspend, toh masih banyak driver lain. Begitukah?
  7. Akun di suspend permanen tapi tidak ada alert pada aplikasi driver. Mending di block atau dikasih alert bahwa akun tidak bisa digunakan lagi pak, agar driver tidak bingung dan menunggu-nunggu.
  8. Apakah GI tidak bisa transparant mengenai pelanggaran mitranya yang fatal sehingga meyebabkan putus mitra (Suspend Permanen)?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s